Tim Migrant Resource Center Universitas Muhammadiyah Purwokerto (MRC-UMP) melakukan audiensi dengan Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Tengah, dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam bidang pelindungan serta pemberdayaan pekerja migran Indonesia.
Pertemuan ini menjadi ajang penting bagi MRC-UMP untuk memperkenalkan berbagai program dan kegiatan yang telah dilaksanakan di tingkat daerah, khususnya dalam pendampingan calon pekerja migran, edukasi migrasi aman, serta penguatan kapasitas keluarga migran. Dalam diskusi tersebut, tim MRC-UMP juga menyampaikan hasil riset lapangan terkait kondisi sosial-ekonomi pekerja migran asal Banyumas dan sekitarnya, serta berbagai tantangan yang masih dihadapi dalam proses pra-penempatan hingga kepulangan.
Pihak BP3MI Jawa Tengah menyambut baik kunjungan dan inisiatif kerja sama yang ditawarkan MRC-UMP. Dalam tanggapannya, BP3MI menilai bahwa keberadaan pusat sumber daya migran di lingkungan perguruan tinggi dapat menjadi mitra strategis dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam aspek edukasi, pelatihan, dan advokasi berbasis akademik.
Melalui audiensi ini, kedua pihak bersepakat untuk menjajaki kerja sama lebih lanjut dalam bentuk program edukasi migrasi aman, pelatihan calon pekerja migran, serta penelitian kolaboratif yang berfokus pada peningkatan perlindungan dan kesejahteraan pekerja migran Indonesia di tingkat daerah. Langkah ini diharapkan menjadi pondasi kuat dalam memperkuat ekosistem perlindungan pekerja migran yang lebih humanis, inklusif, dan berkeadilan di Provinsi Jawa Tengah.


